6 KWARCAB DI BINWIL PEKALONGAN IKUTI TEMU TEHNIS PESTA SIAGA TINGKAT BINWIL PEKALONGAN TAHUN 2026

Brebes,  Pesta Siaga adalah pertemuan Pramuka golongan Siaga (usia 7-10 tahun) yang bersifat rekreatif, riang gembira, dan penuh kegembiraan, menggabungkan permainan, perlombaan, dan kegiatan keterampilan kepramukaan untuk membina kekeluargaan, persaudaraan, serta menumbuhkan sikap mandiri dan wawasan kebangsaan melalui konsep “belajar sambil bermain” (learning by doing & fun). Kegiatan ini sering diisi dengan berbagai lomba seperti mencari jejak, permainan KIM, hingga pameran hasil karya, dengan tujuan mengembangkan kreativitas dan keterampilan peserta didik secara menyenangkan.

Kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun dan berjenjang dari Kwartir Ranting, Kwartir Cabang , tingkat binwil, sampai dengan Kwartir daerah, untuk tahun 2026 di tingkat binwil Pekalongan akan dilaksanakan di Kwarcab Brebes pada tanggal 7 Pebruari 2026.

Terkait dengan itu Kamis 15 januari 2026, bertempat di Sanggar Bhakti Pramuka Kwarcab Brebes diadakan kegiatan Temu Tehnis yang diikuti 6 Kwartir Cabang karena 1 Kwartir Cabang yakni Kwarcab Pemalang tahun ini menyatakan absen atau tidak mengikuti.

Temu tehnis dipimpin oleh ketua Panitia Pelaksana Pesta Siaga binwil Pekalongan tahun 2026 yang juga sekretaris Binamuda Kwarcab Brebes, kak Riyanto, S.Pd.

Kegiatan yang diikuti oleh Pimpinan Kontingen dan dewan juri ini, membahas tentang rencana pelaksanaan dan juga untuk menyamakan persepsi khususnya dalam hal penjurian lomba

Kak Riyanto, S.Pd dalam sambutannya berharap bahwa kegiatan Pesta Siaga yang akan dilaksanakan ini bisa berjalan sesuai rencana, lancar dan sukses

Adapun kegiatan lomba yang akan dilaksanakan ada 10 Taman, yakni Taman  takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Taman Tanda Pengenal Gerakan Pramuka, Taman Scouting Skill, Taman Baris Berbaris, Taman Seni Budaya, Taman Siaga Hebat, Taman Permainan, Taman Ketangkasan, Taman Bumbung Pramuka, dan Taman KIM ( Kemampuan Indra Mencium).

Kegiatan Temu Tehnis terlaksana dengan penuh dinamika, saling menberi masukan, adu argumentasi dan diskusi, namun tetap terbungkus dengan semangat persaudaraan dan riang gembira. –(lkm)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *