Brebes, tanggal 22 Pebruari di setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Bapak Pandu Sedunia atau dikenal juga dengan istilah Hari Baden Powell atau Baden Powell Day. Dan dalam rangka itulah Senin 23 Pebruari 2026 setelah seharian melaksanakan Rakercab dilanjut buka puasa bersama dan sholat tarawih berjamaah, bertempat di Sanggar Bhakti Pramuka, Kwarcab Brebes mengadakan Renungan Malam.
Acara yang diikuti sebagian Pengurus Kwarcab dan Penegak Pandega dari Gugus depan sekitar meski sederhana tapi berjalan dengan lancar dan penuh khidmat.
Dalam sambutnya Ka. Kwarcab Brebes, kak Ir. Djoko Gunawan, M.T. yang bertindak sebagai Pembina dalam acara renungan tersebut berpesan, bahwa hendaknya Hari Baden Powell ini dijadikan momen untuk mengenang Robert Baden-Powell sekaligus meneguhkan semangat membentuk generasi yang berkarakter, mandiri, dan peduli sesama.
“Mari terus menyalakan nilai Tri Satya dan Dasa Dharma dalam setiap langkah pengabdian. Tunas bangsa hari ini adalah pemimpin masa depan.” Demikian ungkap kak Djoko.
Seusai acara renungan dilanjutkan dengan acara sarasehan yang dipandu dengan penuh keceriaan oleh kak Nursidik, S.Pd dan kak Imam Susanto.
Sementara itu penanggung jawab acara renungan malam Ka. Pusdiklatcab Brebes, kak Dahudin, M.Pd, mengatakan bahwa Baden Powell, atau Robert Baden-Powell, adalah pendiri gerakan kepanduan sedunia (Bapak Pandu Sedunia) yang berjasa mengembangkan pendidikan karakter bagi remaja. Ia memelopori teknik berkemah, mendirikan organisasi kepanduan (Boys Scout) tahun 1907, menulis panduan Scouting for Boys, dan mempromosikan kemandirian serta kecintaan alam bagi generasi muda.
“semangat Baden Powell khususnya dalam hal kecintaan terhadap tanah air yang diujudkan dalam semangat kemandirian serta kecintaan alam dengan terus melatih disiplin, pantang menyerah, dan memiliki keterampilan hidup (survival skills), semoga bisa menginspirasi anggota Pramuka Kwarcab Brebes “ demikian kata kak Dahudin. –(lkm) 














