Reporter : Fathulloh
Bantarkawung, bertempat di lapangan Garuda kecamatan Bantarkawung, sebanyak 816 Pramuka Penggalang yang terdiri dari 408 Penggalang Putra dan 408 Penggalang Putri yang berasal dari perwakilan 17 Kwartir Ranting Gerakan Pramuka yang ada di Kwarcab Brebes mengikuti kegiatan Jambore Pramuka Ibtidaiyah Tingkat kabupaten Brebes tahun 2026, yang berlangsung dari tanggal 15 sampai dengan tanggal 17 Oktober 2026.
Jambore Pramuka Madrasah Ibtidaiyah (MI) adalah pertemuan besar dalam bentuk perkemahan yang khusus diikuti oleh anggota Pramuka Penggalang (usia 11–15 tahun) dari gugus depan yang berpangkalan di sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI)
Jambore Pramuka MI mempunyai tujuan yang sama seperti Jambore Pramuka umumnya yaitu mengembangkan sikap mandiri, disiplin, kepemimpinan, kerja sama, dan tanggung jawab, memperkuat keimanan, nilai-nilai Pancasila, serta rasa cinta tanah air dan patriotism dan juga menjadi sarana bertukar pengalaman dan mempererat persaudaraan antar-siswa madrasah dari berbagai daerah.
Sementara perbedaannya adalah terletak pada penyelenggara, latar belakang peserta, serta penekanan nilai-nilai khusus yang diusung dalam kegiatan.
Jambore Pramuka Biasa diselenggarakan secara resmi oleh Kwartir Gerakan Pramuka (mulai dari Kwartir Ranting/Kwarran hingga Kwartir Nasional/Kwarnas) sesuai struktur organisasi Gerakan Pramuka, sedangkan Jambore Pramuka Madrasah diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) melalui jajarannya (seperti Kanwil Kemenag atau Kelompok Kerja Madrasah) bekerja sama dengan struktur Pramuka di lingkungan madrasah.
Jambore Pramuka Biasa terbuka dan diikuti oleh seluruh anggota Pramuka Penggalang dari berbagai jenis sekolah umum (SD dan SMP/sederajat) di bawah naungan sistem Kwartir, sedangkan Jambore Pramuka Madrasah (khususnya tingkat MI), pesertanya dikhususkan atau diprioritaskan bagi siswa-siswi yang berasal dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), meskipun terkadang diintegrasikan dengan jenjang madrasah lainnya seperti MTs
Jambore Pramuka Biasa fokus pada keterampilan kepramukaan umum, kemandirian di alam terbuka, persaudaraan nasional, serta pengamalan Tri Satya dan Dasa Darma secara umum, sedangkan Jambore Pramuka Madrasah selain muatan standar kepramukaan, terdapat penekanan kuat pada penguatan nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, moderasi beragama, serta pembiasaan religius khas madrasah dalam setiap agenda perkemahannya.
Kegiatan Jambore MI kabupaten Brebes tahun 2026 dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Brebes, kak H. M. Aqsho, M.Ag. yang juga anggota Majelis Pembimbing Cabang Kwarcab Brebes.
Nampak hadir dalam upacara pembukaan tersebut, Sekretaris Bidang Binamuda Kwarcab Brebes, kak Riyannto, S.Pd, bersama dengan beberapa orang andalan lainya, kak Dra. Eva Latifhah, M.A, kak Lakhmuddin, M.Pdi, kak Agus Riyanti, M.Pd, kak Siti Nur Rokhmah, M.Pd, kak May Merita, S.Pd dan kak Sartono, S.Pd 
Dalam sambutan pengarahnya kak H.M. Aqsho, M.Ag berpesan kepada seluruh peserta sebagai anggota Pramuka maka para peserta harus bisa menjadi Pramuka yang punya jiwa karya, punya karakter di tengah masyarakat, dan Pramuka yang berbudaya.
Sukses lancar Jambore Pramuka MI kabupaten Brebes tahun 2026, iklas bhakti bina bangsa, berbudi bawa laksana.-(lkm)













