Reporter : Faozi Faizal
LOSARI, BREBES — Jambore Nasional XII tahun 2026, di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur 13 Agustus 2026 secara resmi akan dimulai.
Ada satu kegiatan jelang Jamnas XII yang sayang bila kita lewatkan, yakni upacara pelepasan dua orang Penggalang Gudep SMP N 2 Losari yang terpilih Kwarran Losari menjadi bagian daari Kontingen Jamnas XII tahun 2026 Kwarcab Brebes
Pelepasan yang dilaksanakan senin 10 Agustus 2026 di halaman SMP N 2 Losari dan dipimpin langsung oleh Kepala SMP Negeri 2 Losari selaku Ka, Mabigus, kak Suhendro, M.Pd., didampingi oleh Ketua Kwarran 11 Losari, Kak H. Caslan, S.Pd., Gr., beserta segenap jajaran pengurus Kwarran, dewan guru, dan orang tua wali kedua penggalang tersebut di warnai dengan suassan haru dan penuh kebanggaan
Dua Pramuka Penggalang berprestasi yang akan ikut mewakili Kwarcab Brebes itu adalah Naiysa Ela Husna, Penggalang yang tinggal Dukuh Mayag, Desa Negla, yang merupakan putri dari Ibu Taridah, dan Muqtaf Maulana Putra, Penggalang asal Desa Kalibuntu, putra dari Bapak Eka Arisandi. Keduanya berhasil lolos setelah melewati serangkaian seleksi fisik, mental, dan keterampilan kepramukaan yang ketat di tingkat kwartir Cabang.
Kepala SMP Negeri 2 Losari selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus), kak Suhendro, M.Pd., dalam amanatnya menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian kedua anggota Penggalang tersebut.
“Lolosnya Naiysa dan Muqtaf ke tingkat nasional adalah sebuah sejarah dan kebanggaan luar biasa bagi keluarga besar SMP Negeri 2 Losari. Pesan saya, jadikan momentum Jamnas ini sebagai wadah untuk menimba ilmu, mengasah kemandirian, dan memperluas jejaring persaudaraan se-Nusantara. Jaga nama baik almamater, orang tua, dan Kabupaten Brebes selama berada di sana,” demikian pesan kak Suhendro di hadapan para peserta upacara.
Pesan serupa juga disampaikan oleh Ketua Kwarran 11 Losari, Kak H. Caslan, S.Pd., Gr. Kak Caslan mengingatkan bahwa menjadi peserta Jamnas adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan kedisiplinan.
“Kalian berdua bukan lagi sekadar membawa nama pribadi atau sekolah, tetapi membawa panji Gerakan Pramuka Kwarran 11 Losari dan Kwartir Cabang Brebes. Tunjukkan karakter Pramuka sejati yang tangguh, sopan, dan berdaya saing. Kami dari jajaran Kwarran menaruh harapan besar agar pengalaman dari Cibubur nanti bisa ditularkan kepada adik-adik kelas dan sesama anggota Pramuka di Losari,” tegas Kak Caslan.
Isak tangis bahagia terlihat dari Ibu Taridah dan Bapak Eka Arisandi saat prosesi penyematan atribut kontingen dan jabat tangan pelepasan dilakukan. Sebagai orang tua, mereka mengaku sangat terharu melihat anak-anak mereka mampu menorehkan prestasi di kancah nasional.
Selamat jalan Naiysa dan Muqtaf! Ukir prestasi dan bawa pulang pengalaman berharga untuk kemajuan Pramuka Kwarran Losari.-(lkm)













