TETAP BUGAR CERIA DAN PENUH SEMANGAT KONTINGEN PWD KWARCAB BREBES HINGGA HARI TERAKHIR

Kendal, Rabu 30 September 2026, Sekretaris Bidang Binamuda Kwarcab Brebes, kak Riyanto, S.Pd didamping Andalan Cabang Binamuda Kwarcab Brebes, Kak Harsen Purontoko, M.Pd melakukan monitoring kegiatan Perkemahan Wirakarya (PWD) XI Kwarda Jateng yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darul Amanah Sukorejo, Kendal, khususnya untuk kontingen Kwarcab Brebes yang terdiri dari 2 sangga putra dan 2 sangga putri.

Disamping memantau kegiatan permainan besar yang dilaksanakan sebagai upaya relaksasi setelah beberapa hari full melaksanakan giat bhakti sosial untuk masyarakat, juga sebagai upaya untuk semakin mempererat tali persaudaraan, tim monitoring juga meninjau perkemahan putri maupun putra Kwarcab Brebes .

Lutfi Azkiya, Ka. DKC Brebes yang juga terlibat dalam kepanitiaan PWD XI menjelaskan bahwa kegiatan bhakti yang dilakukan diantaranya perbaikan rumah, pengecatan sekolah, pembuatan dan pembagian tong sampah ke desa sekitar seperti ke desa Selokaton, desa Peron dan desa Damarjati

Dalam kunjungan monitorin tersebut kak Riyanto juga sempat berbincang dengan para penegak dan bina damping yakni kak Amin Faozi dan kak Herlin. Kak Riyanto merasa lega dan senang karena sampai hari terakhir para Penegak Kwarcab Brebes yang ikut PWD XI Jateng 2026 ini tetap bugar ceria dan penuh semangat.

Kak Riyanto juga berpesan kepada para Penegak, agar pengalaman yang didapat selama kegiatan PWD dapat menjadi tambahan bekal kelak ketika sudah terjun di masyarakat, kak Riyanto mengingatkan bahwa rasa kepedulian sosial harus terus dipupuk tidak hanya ada ketika mengikuti PWD tapi haarus mendarah daging, karena dalam Dasa Dharma khususnya dharma kedua jelas disebutkan cinta alam dan kasih sayang sesame manusia ditambah lagi dengan dharma ke lima yakni Rela menolong dan tabah.

Sementara itu salah seorang peserta putri yang berasal dari Gudep SMA Negeri 2 Brebes, Rohadatul ‘Aisy kepada cikalnews mengatakan bahwa kegiatan PWD XI 2026 cukup tertib hal itu bisa dilihat dari kegiatan kegiatan bhakti yang dilaksanakan, dan kalau malam hari ketertiban itu semakin terasa, selepas pukul 21.00 WIB di arena perkemahan tidak adalagi bunyi bunyian, bahkan lampu penerang dari jenset yang dibawa oleh peserta juga tidak boleh dinyalakan, jadi suasana terasa tenang dan nyaman, peserta diminta menggunakan waktu malam hari untuk istirahat

Sukses Jaya Penegak Pandega Brebes, jadilah generasi muda yang hebat.-(lkm)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *