100 ANGGOTA PRAMUKA PENEGAK KWARCAB BREBES IKUTI BIMTEK CIPTA BACA PUISI.

Brebes, sebanyak 100 anggota Pramuka Penegak Kwarcab Brebes, yang  berasal dari perwakilan 17 Kwarran, ikuti Bimtek Cipta dan Baca puisi, selasa 28 oktober 2026 di sanggar bhakti Pramuka Kwarcab Brebes.

Gerakan Pramuka tidak hanya menempa kedisiplinan dan ketangkasan fisik, tetapi juga kehalusan budi serta kreativitas melalui wadah seni budaya. Pramuka Penegak yang berada pada usia remaja memerlukan ruang aktualisasi diri yang positif dan bermutu untuk menyalurkan bakat seni mereka.

Melalui kegiatan seni sastra seperti cipta dan baca puisi, anggota Penegak dapat mengasah literasi, kepercayaan diri, dan pelestarian budaya kebangsaan. Hal itulah yang menurut kak Harsen Purontoko, M.Pd, selaku Ketua Panitia Penyelenggara yang mendasari diselenggarakannya Bimbingan Teknis (Bimtek) yang terstruktur dan berkualitas dengan harapan agar para penegak tidak hanya sekadar tampil, namun mampu menghasilkan karya seni yang bermutu, sarat makna, dan berkarakter Pancasila.

Kegiatan yang diikuti dengan penuh semangat dan antusias oleh para peserta ini menampilkan 3 narasumber, yaitu kak Harsen Purontoko, M.Pd, Andalan Cabang Urusan Binamuda Kwarcab Brebes yang juga Ketua Panitia Penyelenggara yang telah menulis 125 buku, penggiat literasi dan pendiri Hans Cikal Literasi, kemudian yang kedua Kak Miftakhul Jannah, M.Pd , Andalan Cabang urusan Penguatan Gudep Kwarcab Brebes yang juga Praktisi dan Penggiat sastra dan Puisi, dan yang ketiga kak Lukman Suyanto, S.H, Sekretaris Bidang Kerjasama, Aset, Sarana Prasarana dan Usaha Kwarcab Brebes, yang juga Sekretaris Badan Kesenian Banyumas tahun 1994-1997 dan Ketua Dewan Kesenian Brebes tahun 2004-2015, serta salah seorang pemegang Rekor Parade Baca Puisi Terlama di Indonesia tahun 1995 yang tercatat di Musium Rekor Indonesia (MURI).

Seusai kegiatan Kak Harsen selaku Ketua Penyelenggara menjelaskan bahwa insya Allah kegiatan ini akan berlanjut dengan penerbitan antologi puisi peserta Bimtek, karenanya kepada para peserta diminta bisa menyerahkan minimal 3 buah puisi paling lambat akhir bulan November 2026, untuk dipilih ( dikurasi ) dan kemudian dijadikan buku antologi puisi

Sementara itu Sekretaris Bidang Binamuda Kwarcab Brebes, kak Riyanto, S.Pd, yang menutup kegiatan ini kepada cikalnews mengatakan, bahwa untuk menarik minat generasi muda, Gerakan Pramuka memang perlu menyelenggarakan kegiatan yang inovatif, dan kegiatan Bimtek Cipta dan Baca Puisi ini mungkin salah satu contohnya.-(lkm)   

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *