Cibubur, Bencana gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berpusat di wilayah Folres pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB, dengan kekuatan magnitudo 7,7 dan sempat memicu peringatan dini tsunami yang kemudian diakhiri oleh BMKG sungguh mengetuk hati kita para anggota Pramuka Indonesia, disamping mereka yang terkena bencana adalah saudara kita satu tanah air, peristiwa bencana tersebut terjadi pada suasana hari Pramuka ke 65.
Akibat terjadinya bencana tersebut Tercatat lebih dari 70 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka akibat guncangan gempa, puluhan ribu warga mengungsi karena rumah mereka rusak atau mengantisipasi potensi gempa susulan yang terus terjadi, dari sector Infrastruktur, belasan ribu unit rumah warga mengalami rusak berat hingga ringan, diikuti kerusakan fasilitas fasilitas pendidikan, kesehatan, dan tempat ibadah.
Melihat kondisi yang seperti itu Pramuli Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah merasa ikut prihatin dan berusaha untuk ikut serta meringankan beban saudara saudara kita yang ada di wilayah Flores Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya seperti kabupaten Sikka, Ende, Manggarai Barat, dan daerah lainnya yang terkena bencana dengan memberikan bantuan berupa uang tunai 100 juta dari pramuka sejateng yang penyerahan secara simboliknya dilakukan pada tanggal 19 Agustus di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur ditengah tengah kegiatan Jamnbore Nasional XII.
Penyerahan Bantuan secara simbolik tersebut disampaikan olek Waka Bidang Abdimas Pramuli Kwarda Jateng, kak Dra. Wika Bintang, MM yang diterima oleh Waka Binamuda Kwarda Nusa Tenggara Timur, kak Sigit dan Waka kerjasama luar Negeri yang disaksikan oleh perwakilan konda Jamnas XII seluruh Indonesia.
Sebelumnya pada tanggal 18 agustus 2026 Kwarda Jateng melalui BPBD Jawa Tengah juga telah menyerahkan Bantuan berupa sarung, daster, lauk pauk cepat saji dan biskuit seharga kurang lebih 50 juta. –(lkm)













